Makhraj Huruf Hijaiyah

Posted on

Ketika sahabat muslim membaca Al-Qur’an, maka salah satu ilmu yang harus diketahui adalah mengenai makhraj huruf hijaiyah. Makhraj huruf ini perlu diketahui agar sahabat muslim bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan tidak asal.Makhraj Huruf Hijaiyah


Pengertian Makhraj Huruf Hijaiyah

Makharijul huruf bisa dijelaskan sebagai tempat-tempat keluar huruf dari huruf pembaca. Setiap huruf hijaiyah memiliki tempat asal yang dikeluarkan dan akan membentuk suatu bunyi tertentu.

Apabila suatu huruf hijaiyah tidak dikeluarkan di tempat asalnya, maka huruf hijaiyah tersebut sulit dibedakan dengan huruf lainnya. Sahabat muslim tidak bisa membedakan huruf hijaiyah tertentu tanpa melafalkan huruf tersebut di tempat asalnya.

Oleh karena itu, mempelajari makharijul huruf adalah hal yang penting agar terhindar dari kesalahan pengucapan huruf yang membuat makna berubah. Selain itu, kekaburan bentuk-bentuk bunyi huruf juga dapat terjadi, sehingga huruf yang satu dan yang lain tidak dapat dibedakan.


Tempat-Tempat Makharijul Huruf

Berdasarkan kitab Al-Jazariyah yang ditulis oleh Syekh Abu Khair Syamsuddin Al-Jazary terdapat 17 tempat keluar huruf hijaiyah. Namun, selanjutnya disederhanakan menjadi  5 tempat. Berikut merupakan tempat-tempat makharijul huruf, yaitu:


1. Al-Jauf (Rongga Mulut dan Rongga Tenggorokan)

Al-Jauf merupakan tempat keluarnya huruf yang terletak pada rongga mulut serta rongga tenggorokan. Terdapat tiga huruf, yaitu alif, wawu mati, dan ya’ mati yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan.

No Huruf Alif Huruf Ya’ Huruf Wawu
1 اَلصَّالِحِيْنَ اَلْمَجِيْدُ غَفُوْرٌ
2 قَائِميْنَ اَلسَّمِيْعُ شَكُوْرٌ

2. Al-Halqu (Tenggorokan Atau Kerongkongan)

Al-Halqu dapat dijelaskan sebagai tempat keluar bunyi huruf hijaiyah yang terletak di tenggorokan atau kerongkongan. Huruf yang keluar dari tenggorokan dikenal juga sebagai huruf halqiyah. Terdapat tiga bagian berdasarkan cara pelafalannya, yaitu:

  •       Aqshal halqiy atau pangkal tenggorokan, yaitu hamzah dan Ha’.
Huruf Hamzah Huruf Ha’
فِئَةً هُدْ هُدْ

  •       Wasthul halqiy atau pertengahan tenggorokan, yaitu ha’ dan ‘ain.
Huruf Ha’ Huruf ‘Ain
فَارِحُوْنَ اَلْعَيْنُ

  •       Adnal halqiy atau ujung tenggorokan, yaitu ghoin dan kho’.
Huruf Kha’ Huruf Ghain
خَيْرًا غَضِبَ

3. Al-Lisan (Lidah)

Huruf hijaiyah yang dikeluarkan dari lidah terdapat 18 huruf. Berikut penjabarannya, yaitu:

  •   Pangkal lidah serta langit-langit mulut bagian belakang, yaitu huruf qof (ق). Bunyi huruf qof tersebut keluar dari pangkal lidah yang dekat dengan kerongkongan dan dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.
  •   Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit bagian tengah, yaitu huruf kaf (ك). Huruf qof dan kaf juga dikenal sebagai huruf lahawiyah yaitu huruf sebangsa telak lidah atau anak mulut. Bunyi huruf kaf keluar dari pangkal lidah yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian tengah.
  •   Tengah-tengah lidah, yaitu huruf jim ( ج ), ya’ ( ي ), dan syin ( ج ). Huruf-huruf tersebut (huruf syajariyah) keluar dari tengah-tengah lidah serta menepati langit-langit mulut di atasnya.
  •   Pangkal tepi lidah, yaitu huruf dlod ( ض ). Huruf dlod dikenal dengan nama jambiyah atau huruf sebangsa tepi lidah. Huruf ini keluar dari tepi lidah sampai sambung dengan makhraj huruf lam dan menepati geraham.
  •   Ujung tepi lidah, yaitu huruf lam (ل). Dari tepi lidah sampai penghabisan ujung lidah bunyi huruf lam keluar, serta menepati langit-langit mulut atas.
  •   Ujung lidah, yaitu huruf nun (ن). Bunyi huruf nun keluar dari ujung lidah dan menepati langit-langit mulut atas.
  •   Ujung lidah tepat, yaitu huruf ro’ (ر). Huruf nun, lam, dan ro’ juga dikenal sebagai huruf dzalqiyah yaitu huruf sebangsa ujung lidah. Bunyi huruf ro’ keluar dari ujung lidah dan menepati langit-langit mulut atas.
  •   Kulit gusi bagian atas, yaitu huruf ta’ (ت), tho’ (ط), dan dal (د). Ketiga huruf tersebut juga dikenal dengan nath’iyah yaitu huruf-huruf sebangsa kulit gusi atas. Huruf tersebut keluar dari ujung lidah dan menepati pangkal dua gigi seri bagian atas.
  •   Runcing lidah, yaitu huruf za (ز), sin (س), dan shod (ص). Ketiga huruf tersebut dikenal dengan nama asaliyah atau huruf sebangsa runcing lidah. Bunyi  huruf tersebut keluar dari ujung lidah dan menepati ujung dua gigi seri bagian bawah.
  •   Gusi, yaitu huruf dzal (ذ), tsa’ (ث), dan dho’ (ظ). Ketiga huruf tersebut juga dikenal dengan nama litsawiyah yaitu huruf sebangsa gusi. Huruf dzal, tsa’, dan dho’ keluar dari ujung lidah dan menepati ujung dua gigi seri bagian atas.

4. Al-Syafatain (Dua Bibir)

Al-Syafatain adalah tempat keluar huruf yang berada pada kedua bibir. Huruf hijaiyah yang termasuk huruf syafatain yaitu fa’ (ف), wawu (و), mim  (م), serta ba’ (ب).

  • Huruf fa’ keluar dari dalam bibir bagian bawah dan menepati ujung dua gigi seri atas.
  • Huruf wawu, mim, dan ba keluar dari antara dua bibir. Huruf wawu bibir membuka dan huruf mim serta ba bibir membungkam.

5. Al-Khaisyum (Pangkal Hidung)

Al-Khaisyum merupakan tempat keluar huruf yang berada pada janur hidung. Apabila sahabat muslim menutup hidung saat membunyikannya maka huruf tersebut tidak akan terdengar.

Huruf-huruf yang dengan makhraj huruf Al-Khaisyum adalah nun bertasyid (نّ), mim bertasyid (مّ), mim sukun bertemu dengan mim atau ba, dan nun sukun, yang dibaca ikhfa haqiqi, iqlab, atau idghom bigunnah.

Mempelajari makhraj huruf hijaiyah akan terasa sulit apabila hanya dihafalkan saja. Oleh karena itu, agar sahabat muslim terbiasa cara terbaik adalah dengan mempraktekan setelah mempelajarinya. Cara tersebut akan membuat sahabat muslim lebih cepat mengerti.

Hanya Manusia Biasa Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri