Contoh Isim Fa’il

Posted on

Contoh Isim Fa'il

Isim Fa’il Ilmu Penting dalam Bahasa Arab, Berikut Penjelasannya

Isim fa’il merupakan istilah penting dalam pembelajaran bahasa Arab. Bukan hanya itu saja, istilah yang satu ini juga termasuk dalam pembahasan penting ilmu Nahwu. Apabila kita tidak bisa memahaminya dengan baik, tentunya kita akan merasa kesusahan untuk memahami ilmu dalam bab yang lain.

Belajar bahasa Arab, adalah suatu hal yang sangat istimewa. Seperti halnya al-quran yang menjadi sumber paling utama untuk umat Islam, yang juga menggunakan bahasa Arab.

Allah menurunkan Al-Qur’an dengan menggunakan bahasa Arab adalah, supaya kita memikirkannya. Akan tetapi, manfaat paling utamanya adalah saat kita salat itu menggunakan bahasa Arab. Allah tidak menerima salat yang menggunakan bahasa daerah.

Apa yang Dimaksud dengan Isim Fa’il?

Berbicara tentang belajar bahasa Arab, tidak bisa dikatakan hal tersebut merupakan hal yang mudah ataupun sulit sekalipun. Pasalnya, bahasa Arab itu adalah bahasa Allah SWT. Sehingga, siapapun yang hendak mempelajari nya sudah pasti terdapat beberapa kaidah dan aturan yang harus mereka perhatikan. Salah satunya adalah Isim fa’il ini.

Fa’il itu merupakan subjek atau pelaku dari sebuah perbuatan. Dalam bahasa Arab sendiri, fa’il itu mempunyai cara baca yang berbeda, yakni berupa i’raba rafa. Rafa’ sendiri mempunyai alamat atau tanda yang berbeda sesuai dengan jenis katanya.

Sebenarnya, kata fa’il itu dari الفا عل artinya adalah “pelaku”. Sedangkan menurut ahli nahwu fa’il, kata tersebut berasal dari فعل. Pengertian Isim fa’il berdasarkan Matan Jurumiyah adalah, الفَاعِلُ هُوَ الإسْمُ المَرْفُوْعَ المَذٔكُوْرُ قَبْلَهُ فِعْلُهُ. Artinya adalah, Isim yang akan dibaca rofa, yang mana kata kerja atau fI’il nya akan disebutkan sebelum fail itu sendiri.

Sebagai contohnya, apabila dalam aturan bahasa Indonesia, kata curi ataupun mencuri berubah menjadi pencuri. Nah, dalam bahasa Arab, sudah terdapat aturannya sendiri.

Fungsi Isim Subjek

Perlu Anda catat, bahwa fungsi dari Isim yang satu ini adalah untuk membuat subjek yang sudah melakukan pekerjaan, juga diceritakan menjadi satu kalimat. Tapi, berdasarkan aspek unsur kalimat fungsi dari Isim subjek ini adalah, untuk mengubah fI’il lazim. FI’il lazim adalah, kata kerja yang tidak membutuhkan objek ataupun imbuhan supaya tersusun menjadi kalimat sempurna.

Contoh: Khalid perkataannya benar. Maka, Anda bisa menggunakan خالد صادق لسانه( Khalid adalah orang yang benar perkataannya). صادق adalah fa’il terbentuk dari fi’il lazim صدق, yang memiliki arti membenarkan.

Selain itu juga untuk mengubah fI’il muta’addi. FI’il muta’addi adalah kata kerja yang membutuhkan objek supaya bisa menjadi kalimat yang sempurna.

Cara Membuat Isim

Untuk bisa membuat Isim fa’il ini, langkah yang pertama adalah memastikan jumlah huruf dalam kata dasar fI’il itu sendiri. Ingat, ada fI’il berdasarkan dengan 3 huruf. Ada fI’il tsulasi mujarrad, mazid, dan WL yang berdasarkan dengan 4 huruf.

Ada dua ketentuan untuk Isim fa’il bagi fI’il tsulasi mujarrad. Tambahkan Alif setelah huruf pertama. Kemudian, huruf Alif setelah kata pertama akan ganti menjadi Hamzah. Misalnya saja, قال menjadi قائل.

Dalam isim tsulatsy Mazid dan Rubai, ternyata memiliki kesamaan untuk membentuk isim fa’il. Bagaimana caranya? Setelah Anda mengetahui fi’il madhinya, maka ubahlah ke mudhari.

Setelah itu, haruf يُ menjadi مُ. Kemudian, ubah harakat َfathah menjadi kasrah. Contoh: استقبل menjadi يستقبل dan مستقبل.

I’rab Isim Subjek

Sebelum kita membahas tentang i’rab, alangkah lebih baiknya apabila anda melakukan murojaah materi yang berkaitan dengan mubtada dan khobar. Mubtada adalah subjek sedangkan khobar adalah predikat. Sedangkan salah satu kata yang menempati mubtada adalah Isim fa’il.

Apabila Isim fa’il yang berperan sebagai mubtada, bentuk katanya juga harus sesuai dengan pola dasar atau wazan. Isim tersebut nantinya akan berbentuk Mufrad dan kabarnya berbentuk mutsana. Meskipun begitu, apabila isian file menjadi khobar, terdapat beberapa jenis i’rab yang akan berlaku.

Nah, semoga penjelasan mengenai isim fa’il tersebut, membantu Anda untuk lebih mudah belajar bahasa Arab.

Lihat Juga : 

Hanya Manusia Biasa Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri