Memahami Syukron Artinya dan Penggunaannya Secara Tepat

Posted on

Seperti bahasa Inggris, bahasa Arab kini juga makin banyak digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Semua tak lepas dari pemeluk agama Islam yang mulai membiasakan diri berujar dengan bahasa Arab. Salah satunya adalah kata syukron, yang mungkin Anda sering dengar tapi tidak semua orang memahami secara tepat syukron artinya.syukron artinya

Jika melihat kebiasaan yang ada, syukron kerap dipakai ketika memperoleh bantuan dari orang lain. Selayaknya thank you dalam bahasa Inggris, syukron juga menjadi ungkapan rasa terima kasih dalam bahasa Arab. Hanya saja rupanya syukron kerap dibalas dengan kata afwan atau yang berarti maaf. Hmm, bagaimana ceritanya berterima kasih lalu dibalas dengan ucapan maaf?

Nah, supaya Anda lebih memahami syukron artinya secara tepat serta penggunaannya, ulasan berikut ini akan sangat membantu.


Ucapan Terima Kasih Tak Hanya Syukron

Sebagai rumpun dari bahasa Semit, bahasa Arab memang berhubungan erat dengan bahasa Ibrani. Setidaknya lebih dari 280 juta orang di seluruh dunia ini menggunakan bahasa Arab dalam kesehariannya, dengan penutur terbanyak di kawasan Timur Tengah serta Afrika Utara. Setidaknya bahasa Arab menjadi bahasa resmi dari 25 negara.

Lantaran menjadi bahasa peribadatan umat Islam, sebagai Muslim dan Muslimah tentunya mempelajari bahasa Arab menjadi sebuah keharusan dan keterbiasaan. Dengan fakta bahwa bahasa Arab ini tersebar secara geografis, percakapan bahasa Arab pun memiliki banyak variasi terutama dalam pengucapan terima kasih. Hal ini yang membuat syukron bukanlah pilihan tunggal.

Agar memahami syukron artinya secara tepat, Anda harus tahu kalau kata ini berasal dari kata kerja syakara yang menurut kamus Mukhtâr Ash-Shihâh, berawal dari kata syakir yang berarti cabang atau ranting pohon baru. Lebih lanjut, kata syakûr yang adalah salah satu sifat Allah SWT (Allâh Asy-Syakûr = Allah Maha Bersyukur) juga memiliki akar kata yang sama dengan syukron.

Dalam perkembangannya, pengucapan syukron sebagai ungkapan syukur dan terima kasih selalu diimbuhi dengan katsiran yang artinya banyak. Sehingga ketika Anda memperoleh kebaikan dan ingin sangat berterimakasih, ucapan syukron katsiran pun bisa bermakna terima kasih banyak.

Tak hanya syukron, beberapa orang menggunakan jazakallahu khairan katsiraa (jazâkillâh, jazâkumullâh). Pemilihan jazakallahu khairan katsiraa dianggap lebih afdol karena mengandung doa yakni ’Semoga Allah SWT membalas kebaikanmu’. Dibandingkan syukron yang cuma bermakna terimakasih, pengucapan jazakallahu khairan katsiraa cenderung lebih sempurna.


Syukron dan Afwan yang Selalu Berkaitan

Jika syukron artinya adalah rasa terima kasih, lantas kenapa beberapa orang membalas ucapan itu dengan afwan? Apakah mengucapkan terima kasih merupakan kesalahan sehingga orang lain meminta maaf? Tentu tidak seperti itu. Menurut para ulama, afwan yang diucap sebagai balasan dari syukron termasuk kategori muamalah alias hubungan sosial.

Alih-alih sebagai ungkapan maaf atas kesalahan, afwan yang diucapkan setelah syukron merupakan tanda kerendah hatian seseorang karena sudah berbuat sesuatu baik, sehingga memperoleh syukron dari orang lain. Karena bagaimanapun dalam Islam, kerendah hatian adalah utama. Sehebat apapun perbuatan, itu semua adalah karunia Allah SWT.

Islam menganjurkan agar seluruh umatnya senantiasa berbuat baik. Namun jangan sampai perbuatan baik itu mengharapkan budi, atau membuat seseorang merasa lebih sempurna dan lebih hebat daripada orang yang menerima pertolongan. Dengan memadukan syukron artinya secara tepat dan afwan, maka Anda belajar untuk jadi pribadi yang selalu rendah hati dan ingat Allah SWT.

Hanya Manusia Biasa Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri